Proses Pembelajaran

Proses Pembelajaran

1. Aspek Strategis Pembelajaran

  • Sesuai dengan Visi, Misi dan Tujuan maka strategi pengajaran diarahkan membangun enterpreneur yang berbasis IPTEK menjadikan lulusan yang kreatif, inovatif, adaptif, ber soft-skill, dan link&match dengan kebutuhan pembangunan
  • Membangun kerja sama menjadi super team (bukan superman) yang mampu berkolaborasi vertikal dan horizontal membangun sinergi lintas bidang ilmu.
  • Menjadikan mandiri yang didukung kapabilitas bersama untuk menghantarkan pada kemakmuran bagi semua.
  • Mengembangkan IPTEK berorientasi praktis yang segera memberi manfaat pada mereka dan masyarakat setempat.
  • Mengikut sertakan masyarakat dan memanfaatkan potensi sumber daya lokal dalam kegiatan ekonomi.
  • Menempatkan kelompok dosen sebagai mitra bagi kelompok mahasiswa pada kegiatan kurikuler, kokurikuler dan ekstra kurikuler

2. Pendekatan Pengajaran

  • Kurikuler : hard & soft skill
  • Kokurikuler
  • Ekstrakurikuler
  • Bimbingan dan Kemitraan
  • Studium General
  • Magang
  • Praktek Lapang
  • Organisasi Mahasiswa (intra dan ekstra)
  • Unit Kegiatan Mahasiswa

3. Pengajaran dan Pembinaan Kurikulum

Kurikulum :
  • Kuliah dan praktikum
  • Tugas individu
  • Tugas Kelompok
  • Praktek lapang atau industri
  • Tugas akhir
Ko-kurikulum :
  • Studium general
  • Kunjungan bisnis, industri
  • Inernship
Ekstra Kurikulum:
  • Konseling dalam kelompok level universitas dan fakultas
  • Olah raga , Seni dan Humaniora lain

4. Konselor dan Mitra

  • Mahasiswa dibagi dalam grup konselor @ 10 orang (40 % mahasiswa cerdas, 40 % menengah dan 20 % mahasiswa pas lulus).
  • Dosen sebagai konselor pada tingkat universitas, fakultas dan atau prodi dibagi habis sesuai kelompok mahasiswa.
  • Kelompok mahasiswa semester 1 dan 2 level universitas.
  • Kelompok mahasiswa semester 3 dan 4 level fakultas.
  • Kelompok mahasiswa semester 5,6,7, dan 8 berdasarkan tugas akhir dan proyek dibimbing oleh Dosen Pembimbing Akademik sesuai bidangnya.
  • Kelompok mahasiswa bermitra dengan kelompok dosen untuk mencapai tujuan.

5. Transfer dalam Kelompok Konseling

  • Mahasiswa pandai dengan nilai akademik tinggi biasanya kurang bersosialisasi, tidak gaul.
  • Mahasiswa sedang-sedang secara akademik, biasanya pada golongan tengah.
  • Mahasiswa kurang pandai dengan nilai akademik pas lulus, sering tertinggal secara akademik, banyak gaul.
Transfer dan Transformasi :
  • Mahasiswa Cerdas (Pandai)  >>>>>> Pandai + Gaul
  • Mahasiswa Menengah           >>>>>> Pandai + Gaul (Gaul + Pandai)
  • Mahasiswa Pas Lulus            >>>>>> Gaul + Pandai